xxxxss

pasang

Rabu, 24 Mei 2017

Heboh! Posting Foto Veronica Tan Saat Menangis, Ari Wibowo Tulis Surat Terbuka Untuk Anies-Sandi

Berita Terkini - Dikutip dari akun Instagram @happydjarot milik Happy Farida, Istri Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Ia memberi semangat untuk Veronica Tan, Istri Gubernur Nonaktif Basuki Tjahaja Purnama, selasa (23/5/2017).





Happy Farida mengunggah foto Veronica yang sedang menangis ketika membacakan surat dari Ahok untuk Publik. Melalui akun Istagram miliknya itu, Happy menyebut bahwa Veronica sebagai wanita yang kuat. Diapun berdoa untuk Veronica serta ketiga anaknya.

"Sebuah doa, air mata dan harapan itulah yang saya dengar dan panjatkan setiap hari, Bu @veronicabtp adalah wanita tegar, airmatanya adalah tangisan paling dalam sekaligus kekecewaan kami yang larut didalamnya. Saya dan Bapak @djarotsaifulhidayat insha Allah bersama warga selalu mendoakan yang terbaik dan berada disisi Bu Vero serta Nico, Nia dan Daud," demikian kata-kata yg ditulis Happy dalam akun Instagramnya tersebut.


Bukan hanya Happy, Djarot pun juga ikut menyemangati Veronica melalui akun Instagram miliknya. Seperti Happy, Djarot juga mengunggah foto Veronica yang sedang membaca surat dari Ahok.

" Kami akan tetap bersamamu Bu @veronicabtp, bersama-sama memperjuangkan nilai-nilai yang diperjuangkan Pak @basukibtb menuju Indonesia yang lebih baik," demikian keterangan yang tertera dalam foto yang diunggah dalam akun @djarotsaifulhidayat itu.


Selain Happy Farida dan Djarot, Ari Wibowo yang terkenal paling terdepan membela Ahok juga ikut memposting ungkapan hatinya di akun Instagramnya dengan kata-kata yang sangat menohok.

berikut kutipannya :

Dear Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Eep Saefullah dan sahabat saya Pandji Pragiwaksono.
Selamat buat kesuksesan kalian dan team memenangi kontestasi pilkada DKI lalu. Apakah itu a fair win? Hati kalian yang tau.
.
Ahok-Djarot tidak (bisa) terpilih lagi. Mission accomplished seharusnya. Mungkin kalian cuma merencanakan sampai batas itu saja. Semua sah dan wajar dalam politik, kan?

Tapi sekarang Pak Ahok dipenjara. Saya tidak mau menghina intelektualitas kita semua dengan berpura-pura ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada yang baru teman2 menangkan. Mungkin Anda tidak menginginkan sampai sejauh itu, tetapi pendukung Anda jelas meninginkan dan merayakan vonis terhadap lawan politik Anda itu.
.

Saya tidak khawatir dengan kondisi Pak Ahok di Penjara, dia orang dengan mental dan integritas tiada tanding. Dia lebih cinta kota Jakarta dan Rakyatnya dibandingkan kebebasannya sendiri. Dia akan baik-baik saja di dalam. Makin langsing dan berotot saya dengar karena sering work out didalam sel. Saya tidak bisa membayangkan kalau salah satu dari Anda yang ada di posisi Pak Ahok. Terbayang demo dan intimidasi yang lagi-lagi akan dikerahkan demi membebaskan Anda tanpa memikirkan kepentingan kota dan warganya. Coba tanya diri Anda sendiri saat ini, apakah anda seberani Ahok? Sejantan Ahok? Maaf, kalau kalau saja takut, sama preman takut, apalagi dipenjara. IMHO.
.
Hati saya terganggu membayangkan hancurnya hati istri dan anak2nya. Mereka tidak memilih untuk menjalani garis perjuangan membela kebenaran seekstrim ini. Kalian semua adalah suami, dan ayah. Kalian tau rasanya terpaksa berpisah dengan keluarga. Saya masih optimis, paling tidak sahabat saya Pandji tau di hati kecilnya bahwa Ahok tidak berniat dan tidak menodai agama dan tidak seharusnya dipenjara.
.
Ahok tidak bersalah, kecuali untuk satu hal : Dia berdiri diantara Anda dan kursi yang anda idam2kan. Saya harap malam ini Anda bisa menatap mata anak Anda sebelum tidur dan membayangkan kalau malam ini adalah malam terakhir Anda bisa memeluk dia. Semoga hari2 ke depan, anda bisa melakukan hal yang benar.

.





Tidak ada komentar:
Write komentar