xxxxss

pasang

Jumat, 26 Mei 2017

Tak Hanya Cabut Banding dan Mengundurkan Diri, Kini Ahok Kembalikan Sisa Uang Operasional!


Berita Terkini - Setelah pencabutan banding dan pengajuan pengunduran diri, Basuki Tjahaja Purnama juga langsung mengembalikan Sisa Biaya Penunjang Operasional Senilai Rp. 1.287.096.775 (Rp. 1,2 miliar).



Pengacara Ahok, Josefina A Syukur, mengatakan bahwa kliennya telah mengembalikan biaya penunjang operasional (BOP) sebagai Gubernur DKI Jakarta kepada Provinsi DKI Jakarta sebanyak Rp. 1.287.096.775 (Rp. 1,2 miliar).

BPO tersebut ditransfer melalui rekening Bank DKI atas nama Biro Administrasi Setda Provinsi DKI Jakarta.

"Betul (dikembalikan), tanggal 23 Mei, Rp. 1,2 miliar sekian," ujar Josefina saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/5/2017).



Josefina mengatakan, uang yang di kembalikan Ahok merupakan BPO pada Mei 2017. Ahok mengembalikan sisa BPO tersebut sebab baru terpakai sedikit.


"Uang Operasional bulan Mei, dikembalikan sisanya. Jadi Pak Ahok itu pakai cuma sampai tanggal 8 atau 9, pokoknya sampai hari terakhir dia bekerja," kata Josefina.



Pengembalian uang operasional sebagai Gubernur bukan yang pertama kali ini dilakukan oleh Ahok. Ahok juga pernah mengembalikan uang operasionalnya pada tahun 2014.

Ahok mengembalikan sisa dana operasionalnya sebesar Rp. 4,8 miliar yang merupakan peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Itu merupakan sisa dana operasional Jokowi selama 4 bulan.

Dalam surat pernyataan yang diterima Kompas.com, Ahok mengembalikan BPO tersebut karena telah terbitnya Keputusan Presiden Republik Inonesia Nomor 56/P Tahun 2017 tentang Pemberhentian Sementara Gubernur DKI Jakarta dan Penunjukan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sisa Masa Jabatan tahun 2012-2017.


Ahok menandatangi surat pernyataan tersebut pada 23 Mei 2017 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, tempat dia ditahan. Surat pernyataan tersebut juga dilengkapi meterai 6.000. Ahok juga telah mentransfer uang tersebut pada hari yang sama.



Tidak ada komentar:
Write komentar