Jumat, 11 Agustus 2017

Video Oknum TNI Pekan Baru Duel Dengan Polantas

Video Oknum TNI Pekan Baru Duel Dengan Polantas
Video Oknum TNI Pekan Baru Duel Dengan Polantas

LIPUTANMALAM.NET - Video Oknum TNI Pekan Baru yang viral dimasyarakat baru-baru ini yang memukul anggota Polantas kembali mencoreng citra aparat keamanan di Indonesia.

Kepala Penerangan Kodam Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono mengatakan, Anggota Korem Pekan Baru berinisial WS yang memukul Polisi ternyata mengalami gangguan jiwa.

WS sebelumnya berdasarkan video yang beredar terlihat memukul helm anggota Polisi Lalu Lintas di Jalan jenderal Sudirman, Pekan Baru.

Mari Lihat Juga : Posting Foto Bugil Di Instagram, Aura Kasih Bikin Netizen Gemes Lihat Tubuhnya Yang Semok

"Ya, Saya tahu anggota saya itu, Dia memang sedang mengalami gangguan jiwa berjenis Skizofrenia. "Ujar Edi Hartono

Video Viral Indonesia - Edi menuturkan kembali bahwa pada Bulan April 2017 kemarin, WS diketahui berobat ke Rumah Sakit Militer pekan Baru. Hasil testnya pun menunjukkan bahwa kondisi kejiwaannya terganggu.

Setelah itu WS diijinkan kembali bekerja setelah mendapatkan perawatan yang intensif. Namun belakangan diketahui penyakitnya pun mulai kambuh lagi.

Mari Lihat Video Oknum TNI VS Polisi 2017 At Pekan Baru Sejenak !!



"Seminggu ini menurut laporan kepala regu di Kodam, Saya dengar dia juga jarang berada di Markas dan sering berkeliaran kesana kemari. Tidak tahu apa yang dikerjakannya." Katanya

Hingga pada akhirnya WS pun membuat ulah dan menjadi viral saat terekan sedang memarahi anggota Polantas yang sednag bertugas.

Akibat kejadian itu pihak Kodam sudah langsung memanggil WS ke Markas untuk diperiksa lebih lanjut, Hanya untuk sementara ini motif WS karena gangguan jiwa yang dialaminya.

Untungnya dalam video yang terekam sang Polisi tetap bersikap tenang, meski WS memukul bagian belakang helmnya. Polisi itu bernama Yoga, Diapun turun dari morotnya untuk menenangkan WS.

Hanya saja WS masih mengamuk dengan menendang motor Yoga, Hal itu pun menyebabkan kemacetan disekitar lokasi kejadian dan ditonton banyak masyarakat.

Tidak ada komentar:
Write komentar