xxxxss

pasang

Minggu, 15 Oktober 2017

Potensi Politik Uang Dalam Pilkada 2018 di Indonesia

Ancaman Teror Bom Mall Sumedang Dengan Surat Kaleng
Potensi Politik Uang Dalam Pilkada 2018 di Indonesia
LIPUTANMALAM.NET - Potensi Politik Uang kini menjadi ancaman bagi keberlangsung pesta demokrasi dalam Pilkada 2018 di Indonesia. Peluang terjadinya kecurangan yang dilakukan para calon pasangan kepala daerah diperkirakan masih tinggi.

Ahli Pakar Politik, Mada Sukmajati menilai bahwa potensi Politik Yang ini akibat rendahnya kontrol pemerintah juga panitia penyelenggaraan Pilkada 2018. Apa lagi pada tahap pencalonan atau kadidasi sama sekali tidak ada pemantauan secara serius.

Semua calon yang didukung oleh partai tertentu sudah pasti lolos tanpa verifikasi ketat dari pemerintah. Politik uang ini semakin rawan menjelang hari-hari dilakukannya pemungutan suara.

Mada mengingatkan bahwa masyarakat harus membantu untuk mengontrol transparansi yang terjadi pada tiap tahapan pemilu. Karena kalau tidak hal ini akan memicu biaya politik dari proses kandidasi hingga kampanye.

Lihat Juga : Ancaman Teror Bom Mall Sumedang Dengan Surat Kaleng

Biaya politik yang dikeluarkan tiap kandidat atau calon kepala daerah ini akan menjadi beban parpol yang mendukung mereka. Sehingga hal ini menimbulkan efek parktik politik yang koruptif dan berkepentingan khusus.

Apa lagi modal yang digunakan untuk biaya politik ini terbilang dalam jumlah besar , Maka itu belakangan ini makin banyak kasus operasi tangkap tangan oleh KPK. Rata-rata kasus yang terjadi disebabkan oleh biaya politik yang mahal untuk memuluskan jalan mereka.

Berita Politik Terbaru - Untuk itu Mada menghimbau masyarakat agar perlu ikut aktif dalam berpartisipasi mengawasi seluruh proses Pilkada. Dia menhajak agar kita sebagai warga harus merubah budaya para pejabat yang selalu menggunakan politik uang.

"Kita saat ini sangat membutuhkan keaktifan masyarakat dalam mengawasi Pilkada 2018 nanti. Pasalnya selama ini pengawasan hanya ketat pada tahap Pemungutan suara saja, Sedangkan yang terpenting justru mengawasi dari tahap pencalonan kandidat tersebut." Ungkap Mada

"Kita pikir saja selama ini kandidat yang diusulkan oleh partai politik diajukan begitu saja tanpa masyarakat secara transparan mengetahui rekam jejak dari calon tersebut."

"Apa ini sehat ?? Tentu tidak, Ini malah akan semakin memperbanyak kasus korupsi yang terjadi dinegara kita. Sudah saatnya masyarakat diedukasi akan hal yang sangat penting ini." Katanya

Saat ini kita bersama-sama harus mendukung untuk mencegah perkembangan politik uang yang sudah mengkhawatirkan. Karena berdasarkan survei politik uang akan berimbas pada efek kedepan bagi wilayah tersebut.

Entah itu dari segi ekonomi , sosial , Bahkan kesejahteraan masyarakatnya. Untuk itu kita harus segera mungkin menyadarkan banyak orang yang selama ini menganggap remeh perihal Politik Uang ini.

Tidak ada komentar:
Write komentar